Usaha Rintisan di Sektor Teknologi Logistik asal Indonesia Waresix Raih Pendanaan Sekitar US$ 100 Juta

Usaha Rintisan di Sektor Teknologi Logistik asal Indonesia Waresix Raih Pendanaan Sekitar US$ 100 Juta

Tim Waresix di Kantor Waresix

Ringkasan

  • Waresix ingin menjalankan transformasi digital di sektor pengiriman barang via darat (trucking) dan pergudangan yang bernilai US$ 55 miliar.
  • Di tengah pandemi COVID-19, Waresix telah meningkatkan skalanya dengan pesat demi membantu distribusi barang-barang kebutuhan pokok ke 100 lebih kota di Indonesia, serta menyediakan layanan logistik ke sektor-sektor primer.
  • Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, distribusi barang menjadi kendala utama di Indonesia. Waresix menawarkan berbagai solusi unik yang mengatasi tantangan dalam aktivitas distribusi, sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi biaya logistik nasional menjadi 19% dari PDB.

JAKARTA, Indonesia, 11 September 2020 /PRNewswire/ — Waresix, platform teknologi logistik yang terkemuka di Indonesia, pada hari ini mengumumkan pendanaan Seri B, dan sepanjang tahun lalu, total dana yang diraih mencapai sekitar US$ 100 juta. Pendanaan ini berasal dari investor-investor lama, EV Growth dan Jungle Ventures, serta beberapa investor baru, termasuk SoftBank Ventures Asia, EMTEK Group, Pavilion Capital dan Redbadge Pacific.

Waresix ialah platform teknologi logistik di Indonesia yang bergerak dalam sektor pengiriman barang via darat (trucking) dan pergudangan. Layanan trucking, porsi terbesar dalam bisnis Waresix, berfokus pada pengiriman barang antarkota dengan cakupan first-mile dan mid-mile. Waresix memiliki pengalaman operasional yang luas sebagai penyedia layanan pihak ketiga (managed service). Dengan demikian, Waresix mampu menghadirkan berbagai solusi dengan nilai tambah penting dan menghasilkan efisiensi bagi klien-kliennya, lebih dari sekadar mempertemukan tingkat permintaan dan penawaran secara pasif. Berbagai solusi Waresix, termasuk konsolidasi, optimasi back-haul, serta distribusi hub-and-spoke, dapat mewujudkan tingkat utilisasi truk yang 50% lebih tinggi ketimbang vendor logistik yang biasa. Sederet solusi ini ikut meningkatkan skala usaha Waresix dengan pesat, sekaligus mendatangkan laba bersih yang positif. Waresix telah membukukan keuntungan dalam bentuk laba bersih sejak Juni 2019.  

Waresix kini melayani lebih dari 250 klien korporat ternama dari beragam industri, termasuk klien-klien di sektor komoditas, barang konsumsi yang cepat habis, kebutuhan industri, infrastruktur, dan ritel. Sejumlah pelanggan besarnya termasuk Unilever, Indofood, Siam Cement Group, Wings, JD.ID, dan beragam perusahaan multinasional lainnya. Eksosistem logistik Waresix terdiri atas lebih dari 40.000 truk dan 375 gudang yang tersebar di lebih dari 100 kota dan kabupaten di Indonesia. Integrasi Waresix dengan sejumlah fasilitas logistik utama, seperti Pelabuhan Nasional di Indonesia, telah mendukung langkahnya untuk menjangkau wilayah-wilayah di luar Jawa dan Sumatera, bahkan seluruh pulau utama di Indonesia.

Truk Waresix
Truk Waresix

Waresix telah mengembangkan platform terpadu yang mirip seperti sistem operasi bagi mitra-mitranya. Platform ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas harian mitra-mitra yang terkait dengan berbagai vendor dan pelanggannya. Platform tersebut menyajikan analisis ringkas dan terpadu tentang pengiriman barang yang dilakukan mitra-mitra pada berbagai kanal transportasi dan gudang transit. Platform Waresix berbeda dari buatan perusahaan logistik lain yang sebagian besar membangun passive load-board dan listing untuk mempertemukan penawaran dan permintaan. Waresix selalu mengatasi tantangan logistik yang utama, lebih dari sekadar mempertemukan penawaran dan permintaan dengan membina ekosistem managed-service. Hal ini telah menempatkan Waresix untuk mengatasi berbagai tantangan dan memberikan berbagai solusi jangka panjang atas kendala yang dihadapi mitra-mitranya dari sisi permintaan dan penawaran.

Di tengah kendala yang ditimbulkan pandemi COVID-19, Waresix terus membuat pencapaian yang luar biasa berkat perkembangan pesat layanan first-mile and mid-mile trucking, serta mendukung arus barang-barang kebutuhan pokok secara efisien, dan membantu mata pencaharian ribuan pengemudi truk di seluruh negeri.

Pada dasarnya, Waresix optimis bahwa sektor logistik, meski masih menjadi kendala utama bagi perekonomian Indonesia yang tumbuh pesat, menyimpan peluang besar untuk inovasi di segmen e-trucking. Lebih lagi, pemerintah Indonesia terus berinvestasi dalam infrastruktur fisik yang menjadi penggerak industri. Teknologi dan pola pikir yang mengutamakan pelanggan terdapat dalam DNA Waresix. Untuk itu, Waresix berada di posisi yang baik untuk meningkatkan efisiensi ekosistem logistik Indonesia yang kompleks.

Andree Susanto, CEO, Waresix, berkata, “Kami sangat gembira menyambut berbagai investor dan mitra jangka panjang yang terkemuka. Mereka telah berkomitmen untuk mendukung Waresix sebagai motor penggerak baru dalam pertumbuhan perdagangan dan bisnis di Indonesia. Kami akan menggunakan modal kerja tersebut untuk mengembangkan infrastruktur teknologi logistik yang terbaik di Asia Tenggara, serta membentuk tim kelas dunia agar kami dapat menangkap peluang pasar yang besar.”

Edwin Wibowo, CFO, Waresix, berkata, “Kami tak hanya digerakkan oleh teknologi, namun juga semangat untuk menyelesaikan berbagai kendala di dunia nyata, serta berinovasi lewat teknologi. Kami telah membuktikannya selama dua tahun terakhir. Itu sebabnya, klien-klien memilih kami dan bisnis kami terus berkembang hingga sekarang.”

Tentang Waresix

Waresix ialah platform teknologi yang menawarkan berbagai layanan dan solusi logistik yang lebih efisien dan ekonomis kepada pelanggan. Waresix menghubungkan penyedia jasa logistik dan pelaku bisnis dengan kendaraan pengangkut barang, truk, serta gudang di Indonesia. Dengan demikian, kami memberikan transparansi yang lebih baik, kualitas layanan, serta meningkatkan pendapatan pemilik aset. Ekosistem Waresix yang lengkap kini mencakup lebih dari 40.000 truk dan 375 pengelola gudang di seluruh nusantara.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki salah satu biaya logistik termahal di Asia, setara dengan hampir seperempat produk domestik bruto (PDB) nasional yang mencapai US$ 1 triliun. Tingginya biaya logistik tak hanya menghambat daya saing industri di Indonesia, namun juga menambah biaya usaha yang dikeluarkan UKM. Waresix ingin mengatasi sejumlah tantangan tersebut dan memberikan solusi jangka panjang bagi mitra-mitranya di sisi penawaran dan permintaan yang bergerak dalam pasar logistik di Indonesia yang bernilai US$ 240 miliar.

Informasi lebih lanjut tersedia di waresix.com

Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20200910/2912421-1-a?lang=0
Foto – https://photos.prnasia.com/prnh/20200910/2912421-1-b?lang=0

 

Source : Waresix

redaksifm

redaksifm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *