Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Sarce Bandaso : PDI Perjuangan Pancasila Sejati

Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Sarce Bandaso : PDI Perjuangan Pancasila Sejati

Toraja Utara — Fajarmetronews.com. Anggota DPR, MPR RI, Sarce Bandaso Tandiasik SH, menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) di kelurahan Mentirotiku Kecamatan Tikala Kabupaten Toraja Utara, Selasa (30/06/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus
DPC PDI Perjuangan Toraja Utara, para camat, kepala Lembang, serta tokoh masyarakat dan masyarakat setempat. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan merupakan ide dan gagasan PDI Perjuangan, yakni dimasa Taufiq Kemas selama menjabat Ketua MPR RI.

Sarce yang menjabat sebagai anggota DPR RI Fraksi PDIP ini mengungkapkan, PDI Perjuangan selalu berada di garda terdepan dalam mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penyebutan empat pilar, kata Sarce tidaklah dimaksudkan bahwa keempat pilar tersebut memiliki kedudukan yang sederajat. Namun Pancasila tetap diposisikan sebagai dasar dan ideologi negara yang berkedudukan di atas tiga pilar lainnya.

“Pemikiran yang melatarbelakangi pentingnya menyosialisasikan dan membudayakan empat pilar, sebenarnya berawal dari kepedulian dalam melihat perkembangan kebangsaan Indonesia di era reformasi yang bergulir sejak 1998,” paparnya.

Dia menjelaskan, gelombang perubahan reformasi itu, tidak saja berdampak positif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Tetapi juga membawa sejumlah tantangan kebangsaan yang perlu dicarikan solusinya.

Dalam sosialisasi tersebut Sarce Bandaso sebagai pemateri menyampaikan empat pilar MPR RI  terkait dengan Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi  Negara,  UUD RI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR RI, NKRI sebagai bentuk Negara dan Bhineka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara.

Salah satu yang ditekankan Sarce Bandaso dalam pemaparan materinya adalah UUD 1945, yang katanya, bahwa UUD 1945 meruapakan hukum dasar tertulis dan tertinggi serta merupakan puncak dari seluruh peraturan perundang-undangan.

Ditambakan Sarce, bahwa Undang- Undang Dasar 1945  ini mengatur  4 hal penting, yakni prinsip kedaulatan rakyat dan negara hukum, pembatasan kekuasaan organ-organ negara, mengatur hubungan antara lembaga-lembaga negara dan mengatur hubungan kekuasaan antar lembaga-lembaga negara dengan warga negara.

(sal)
·

redaksifm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *