Selamat Datang Era New Normal di Bidang Pendidikan

Selamat Datang Era New Normal di Bidang Pendidikan
gn/net

gambar ilustrasi/net

 

Oleh : Sri Rahayu,S.Pd
Guru SMPN 1 Prajekan Bondowoso

ARTIKEL – Pada tanggal 26 Mei 2020, Presiden kita Bapak Jokowi menyampaikan dalam pidatonya.bahwa pada hari itu diberlakukan Era New Normal pada 4 ( empat ) Provinsi dan 25 (dua puluh lima) Kabupaten Kota. Sebenarnya apa New Normal tersebut?, menurut Wikipedia bahwa” New Normal “ adalah istilah dalam bisnis dan ekonomi yang mengacu pada kondisi keuangan setelah krisis keuangan 2007-2008 dan setelah resesi global 2008-2012. Istilah ini muncul dari konteks mengingatkan kepercayaan para ekonom dan pembuat kebijakan bahwa ekonomi industri akan kembali ke cara terbaru mereka, setelah krisis keuangan 2007-2008. Istilah “ New normal”sejak saat itu telah digunakan dalam berbagai konteks lain untuk menyiratkan bahwa sesuatu yang sebelumnya tidak normal telah menjadi biasa. Artinya Kita diminta untuk mengubah pembiasaan yang telah menjadi kebiasaan. Tidak nyaman memang, tetapi itulah kenyataan yang harus kita hadapi dan kita laksanakan. Dari permintaan pemerintah kita sebagai Ulil amri yang memang sebagai penanggungjawab dari seluruh warga negara.

Selain menurut Wikipedia juga ada pengertian atau istilah “ New Normal “ yang pertama kali digunakan oleh Roger McNamee, “ seorang investor teknologi,” yang mengulas dalam sebuah artikel oleh Polly Labarre berjudul” The New Normal” dimajalah Fast Company pada tanggal 30 April 2003. Menurut Roger Mcnamee, yang menciptakan istilah “ New Normal “ atau Normal Baru adalah suatu waktu dimana kemungkinan besar kita bersedia bermain dengan aturan baru untuk jangka panjang . Dalam “ New Normal “ atau Normal Baru , lebih penting untuk melakukan hal-hal yang benar daripada menyerah pada tirani urgensi.

Bagaimana dengan kesiapan pelaksanaan New Normal dibidang Pendidikan?, ternyata Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Jawa Timur, dalam hal ini ada pada ( Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan kabupaten Bondowoso ) telah menyampaikan Surat Edaran dengan Nomor: 42/1103/430.9.9/2020,perihal: Perpanjangan jadwal masuk Sekolah. Dalam persiapan New Normal kegiatan pendidikan di Kabupaten Bondowoso. Mengingat belum adanya perubahan penetapan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Corona Virus Disease ( Covid-19 ) di Kabupaten Bondowoso maka masa belajar dari rumah bagi peserta didik pada Program/Satuan Pendidikan Formal ( TK, SD dan SMP ) dan Non Formal Jenjang PAUD, Kesetaraan ( Kejar Paket A, B, dan C) di Kabupaten Bondowoso yang sedianya berakhir sampai dengan tanggal 1 Juni 2020, diperpanjang sampai dengan Tanggal 14 Juni 2020, dan sesuai Kalender pendidikan mulai masuk pada tanggal 15 Juni 2020.

Dalam rangka persiapan New Normal kegiatan Pendidikan Satuan Pendidikan dihimbau untuk mempersiapkan fasilitas pencegahan Covid-19 sesuai Protokol Kesehatan disekolah, harus ada ( tempat cuci tangan, Hand Sanitizer, penataan Kelas, penyemprotan desinfektan, pengaturan jadwal kegiatan belajar mengajar dan jam pelajaran )
Dalam rangka mengembangkan dan mengasah kreatifitas siswa selama belajar dirumah, dihimbau kepada guru agar menugaskan siswa untuk membuat karya, misalnya menulis buku, membuat cerpen dan membuat karya yang lain sesuai dengan tingkat kelas dan mata pelajaran.
Setelah kita melakukan persiapan Era New Normal , apakah Kita memiliki harapan dan tujuan?, tentu Iya jawabannya. Apa sajakah harapan dan tujuan itu :
1. Memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19.
2. Mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan
3. Memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik,peserta didik dan orang tua.
Dengan harapan dan tujuan diatas yang kita inginkan adalah keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik,pendidik, Kepala Satuan Pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan, kegiatan ini memberikan pengalaman yang bermakna, materi pembelajarannya harus bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan yaitu konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik. Hasil belajar harus diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna bagi guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai. Serta mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antar guru dan orang tua.

Email : srirahayu1970situbondo@gmail.com

Sumber: globalnusantara / fm

redaksifm

redaksifm