Babinsa Kemuninglor Serta Pihak Terkait Berupaya Padamkan Karhutla Di Lereng Gunung Malang

Babinsa Kemuninglor Serta Pihak Terkait Berupaya Padamkan Karhutla Di Lereng Gunung Malang

JEMBER (FM) – Kemarau panjang dengan kadar kekeringan yang cukup tinggi

mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

diberbagai tempat di Indonesia, tidak ketinggalan juga di wilayah

hutan Kabupaten Jember.

 

Berawal dari laporan warga masyarakat terkait kepulan asap dari daerah

areal hutan produksi milik Perhutani Jember, sehingga Babinsa

Kemuninglor Serda Matngali melaporkannya kepada Komandan Koramil

0824/02 Arjasa yang dilanjutkan dengan koordinasi dengan Muspika

Arjasa.

 

Kemudian pada Rabu 09/10/2019 Pukul 08.00 Wib dilakukan langkah

terpadu dengan mengecek bersama-sama antara Komandan Koramil 0824/02

Arjasa Lettu Caj Teguh Agus Yuwono, Serda Matngali, Polhut Miskun,

dari BPBD Sidik dan 2 orang perangkat desa, dengan bersepda motor

sepanjang 15 Km dan berjalan kaki menempuh sekitar 10 Km baru

diketemukan titik api.

 

Dilokasi sekitar titik api terebut juga diketemukan indikasi adanya

penebang liar yang telah menebang beberapa  batang pohon bahkan ada

gubuk yang tidak berpenghuni, yang akhirnya dilakukan langkah

pemadaman api dan pendataan lokasi yang terbakar serta pohon yang

ditebang.

 

Menurut pendataan Babinsa lahan yang terbakar sekitar 50 hektar,

penyebab kebakaran masih dalam penyelidikkan, kayu yang ditebang

sekitar 50 pohon berupa kayu hutan, setelah api dapat dipadamkan

sekitar pukul 16.00 wib Babinsa bersama Polhut dan BPBD baru turun

meninggalkan lokasi.

 

Menyikapi kegiatan tersebut Komandan Koramil 0824/02 Arjasa Lettu Caj

Teguh Agus Yuwono menyampaikan bahwa kelanjutannya nanti kita Muspika

akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pemantauan lebih

intensif  pasca kejadian karhutla tersebut.

 

Demikian halnya Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin

saat kami wawancarai terkait kejadian tersebut,  yang menyampaikan

terima kasih serta apresiasi kepada pihak terkait yang telah melakukan

langkah-langkah tanggap darurat guna mencegah meluasnya kebakaran

tersebut.

 

Bahkan melalui kesempatan tersebut kepada jajaran yang memiliki

wilayah kawasan hutan hendaknya selalu waspada dan berkoordinasi

dengan pihak terkait, guna melakukan tindakan antisipatif agar tidak

terjadi kebakaran hutan dan lahan tersebut. Tegas Letkol La Ode M

Nurdin.

(Siswandi)

 

redaksifm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *