Menindak lanjuti program PIS-PK, Dinkes Tanah Bumbu Gelar Pertemuan Intervensi

Menindak lanjuti program PIS-PK, Dinkes Tanah Bumbu Gelar Pertemuan Intervensi

Tanah Bumbu (FM) – Bertempat di gedung mahligai bersujud kapet Kecamatan Simpang Empat, Dinas kesehatan Tanah Bumbu menggelar pertemuan intervensi program Indonesia Sehat dengan pendekatan Keluarga (PIS-KS), Rabu 02/10.

Kegiatan pertemuan ini dihadiri oleh seluruh kepala puskesmas, bidan, perawat tenaga ahli gizi desa, dan pengurus program kegiatan dinas kesehatan Tanah Bumbu yang berjumlah sebanyak 250 orang peserta keseluruhan.

Adapun tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah menindak lanjuti program PIS-PK terkait tentang pelayanan dibidang kesehatan.

Kasi pelayanan kesehatan tradisonal,¬† Andriyasari selaku panitia pelaksana dalam sambutannya mengatakan,¬† kegiatan ini merupakan program dinas kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah kabupaten tanah bumbu,” Ujarnya.

Pada kegiatan tersebut Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor melalui Asisten I bidang pemerintahan Ir Mariani dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana kita ketahui bersama program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (PIS-PK), merupakan salah satu program nasional¬† di bidang kesehatan, dalam rangka meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, agar terwujud kondisi masyarakat Indonesia yang memiliki derajat kesehatan optimal,” Ujarnya.

Sesui amanat peraturan menteri kesehatan nomor 39 tahun 2016, tentang pedoman penyelenggaraan program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga, maka pemerintah telah menetapkan bahwa pelaksana dari program ini, adalah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

Oleh karena itu, lanjutnya, saya berharap komitmen kita semua, terkhusus kepada Peserta rapat, agar dapat mengintegrasikan program dan kegiatan, serta langkah lain yang dibutuhkan, dalam menguatkan manajemen puskesmas, yang menekankan pada integrasi pendekatan akses pelayanan kesehatan, ketersediaan tenaga kesehatan, pembiayaan dan sarana prasarana kesehatan.

Sebab jika semua berperan dan berfungsi sebagimana mestinya, serta berkinerja baik, bukan tidak mungkin kita mampu, menurunkan angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB), mencegah terjadi prevalensi balita pendek (stunting), serta kita dapat menanggulangi terjadinya penyakit menular dan tidak menular, yang pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bumi Bersujud.

Turut berhadir pada acara ini dinas kesehatan provinsi Kalimantan Selatan, balai pelatihan kesehatan provinsi, kepala dinas kesehatan Tanah Bumbu, serta seluruh kepala Puskesmas se-kabupaten Tanah Bumbu.

(Rel/agr)

 

redaksifm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *