Samudra Ilalang dari Puncak Gunung Pundak

Samudra Ilalang dari Puncak Gunung Pundak

Oleh : Nafis Wizarotid Dakhiliyah

 

Kawasan wisata pacet merupakan magnet wisata di Kab. Mojokerto – Jatim. Daerah pegunungan, hawa sejuk, vila-vila, pemandian air panas, air terjun adalah hal yang akan ditemui dari kawasan wisata ini. dari banyak hal yang ditawarkan kawasan wisata ini, ada juga wisata bagi pecinta kegiatan outdoor.

Gunung Pundak banyak dikenal sebagai salah satu tempat yang tepat untuk ngadem sejenak, tak heran jika tersedia camping ground di gunung mungil ini. Memiliki ketinggian 1.547 mdpl dengan trek pendakian ringan, ditambah pemandangan alam yang istimewa, gunung yang disebut-sebut sebagai pundak (bahu) gunung welirang ini cocok menjadi obat rindu para petualang yang enggan menghabiskan tenaga ekstra untuk kegiatan mendaki gunung.

Gunung Pundak berada di Dusun Claket, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur dan masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Ada dua jalur pendakian Gunung Pundak yang bias diakses, yaitu : Pendakian Via Puthuk Siwur dan Pendakian Via Tahura

Tidak susah mencari pos perijinan kedua jalur tersebut karena sudah terlacak di GPS, tapi jika bingung bias mencoba GPS (Gunakan Penduduk Sekitar). Pendakian via Puthuk Siwur merupakan jalur pendakian resmi yang dikelola oleh perhutani. Untuk ke pos pendakian Puthuk Siwur, jalurnya searah dengan Wisata Pemandian Air Panas. Dari Surabaya bisa menggunakan dua opsi rute mudah yaitu lewat Jl.Trawas-Mojosari atau Jl.Pacet.

Pos perijinan berada di sebalah warung yang menyediakan makanan, minuman hingga fasilitas karaoke, tempat parkir dan kamar mandi umum, So, sing before starting an adventure.

Pos Pendakian – Camp 1

Jalur pendakian gunung pundak via Puthuk Siwur diawali dengan menyusuri jalan setapak di sebelah pos perijinan yang merupakan masuk gerbang masuk hutan wisata pinus. Jalan setapak yang landau mengantar hingga memasuki hutan pinus. Awal yang baik untuk pendakian awal, trek yang teduh di tengah hutan pinus sangat berguna untuk menyimpan energi. Ditengah hutan pinus ada area unik yang cukup menarik dimana bias menyiapkan atribut dan perlengkapan foto and welcome to selfie area.

Area selfie merupakan salah satu spot foto di tengah hutan pinus yang pertama ditemui di jalur pendakian gunung pundak, berupa bebatuan besar dimana saat cerah bias terlihat pemandangan alam disekitar. Mendaki sambal bergaya? why not?, Trek dilanjutkan dengan tetap menyusuri jalan setapak menembus rimbunnya hutan pinus hingga sampai di camp 1.

Camp 1 merupakan area camp yang ada ditengah hutan pinus dengan area yang tidak terlalu lebar, tapi cukup nyaman untuk camp ceria ataupun istirahat.

Camp 1 – Pos 2

Selepas dari camp 1, tetap ikuti jalan setapak dan petunjuk arah yang terpampang jelas di pepohonan pinus yang tinggi menjulang. Ada beberapa area datar dan lapang di sepanjang hutan pinus ini yang dilengkapi dengan dudukan alami dari batang kayu. Alam memang sangat pengertian.

Setelah keluar dari hutan pinus, area mulai terbuka dan berubah menjadi vegetasi ilalang tinggi dan tumbuhan perdu. Inilah gerbang awal pendakian yang sebenarnya. Trek mulai menanjak menaiki punggungan bukit yang sedikit terjal. Disepanjang trek inilah pemandangan hijau hutan pinus dan lembah cukup menggoda untuk dinikmati sejenak. Mungkin tertarik untuk menciptakan spot selfie yang baru?

Pos 2 – Gua Bebek, ada diujung area terbuka, sebelum pintu masuk hutan. Di sini, pendaki tidak akan menemukan hewan bebek seperti nama tersebut, melainkan banyaknya bebatuan besar yang menyerupai bebek sehingga bisa digunakan untuk duduk. Setelah cukup puas menikmati Goa Bebek, pendaki bisa melanjutkan perjalanan menuju campground 2 diketinggian 1.293 MDPL. Selama perjalanan menuju dan setelah dari campground 2, pendaki akan disuguhkan pemandangan hutan basah yang cukup rimbun. Pepohonan di sini cukup besar, setelah itu kita akan menjumpai padang sabana dengan cemara gunung yang menjadi khas vegetasi diketinggian.

Bila perjalanan dilakukan malam hari, pendaki akan disugukan banyaknya lampu yang menyorot dari bawah selama perjalanan. Kenapa demikian, karena selama perjalanan dari campground 2 menuju puncak Puthuk Siwur vegetasi tak begitu lebat, bahkan cenderung perjalanan akan disuguhkan jalan setapak yang bersebelahan langsung dengan jurang.

Pos 2 – Puncak Puthuk Siwur

Selepas pos 2, trek kembali masuk ke dalam hutan. Dengan trek yang menanjak dan rimbun, jalur Pendakian Gunung Pundak akan terasa melelahkan. Tidak berselang lama, hutan yang merapat kembali ke jalur area terbuka memutari bukit di area hutan pinus. Selepas jalan yang menanjak, jalur kembali landau di area hutan pinus hingga sampai di sebuah area datar dengan puncak disebelah kanannya, Puncak Puthuk Siwur. Saat tiba di puncak Puthuk Siwur, pendaki tak perlu khawatir tidak mendapatkan tempat untuk mendirikan tenda. Sebab, di sini terdapat area yang cukup luas untuk mendirikan beberap tenda.

Puncak Puthuk Siwur memiliki ketinggian 1.429 mdpl, merupakan sebuah area terbuka yang cukup terjal dengan beberapa area datar untuk camp. Tepat di bawah puncak Puthuk Siwur juga ada area lapang luas yang bisa digunakan untuk camp ataupun futsal kecil kecilan. Dari area Puthuk Siwur, terlihat jelas Gunung Penanggungan, kota Mojokerto dan secuil puncak Gunung Welirang di selatan balik bukit.

Puncak Puthuk Siwur – Puncak Gunung Pundak

Dari puncak Puthuk Siwur, trek dilanjutkan dengan turun ke area lapang kemudian menanjak melipir bukit. Trek berupa jalur setapak terbuka yang mulai tertutup oleh ilalang. Setelah di ujung tanjakan, jalur pendakian Gunung Pundak akan menurun sebelum kembali menanjak terjal. Jalur menanjak berupa tanah berbatu padat ini melimpir ke bukit hingga di area terbuka yang dipenuhi ilalang tinggi. Di sepanjang area ini masih tampak Gunung Penanggungan yang masih menjadi pemandangan wajib.

Ikuti jalan setapak menembus ilalang di jalur yang mulai landau. Di ujung jalan setapak, area kembali terbuka, kali ini menampakkan Gunung Welirang yang tinggi menjulang. Untuk ke puncak Gunung Pundak, tetap ikuti jalan setapak. Meski bercabang, jalan setapak akan mengantar hingga ke Puncak Gunung Pundak.

Puncak Gunung Pundak berada di ketinggian 1.547 mdpl, berupa area lapang, luas dan datar. Dari puncak Gunung Pundak tampak Gunung Welirang yang gagah dengan lekukan lereng hijaunya yang sangat memanjakan mata, meski Gunung Penanggungan tidak tampak lagi. Perbukitan dengan padang ilalang yang hijau kekuningan juga menambah keindahan panorama alam yang mempesona di Puncak Gunung Pundak.

(nafis)

20 Dibaca

redaksifm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *